SDN Atu-Atu Dipenuhi Sampah Organik-Anorganik
Kamis, 7 Mei 2009 | 06:33 WITA
Dibaca 49 kali
Cetak Artikel
Cetak Artikel
PELAIHARI, KAMIS - Pembenahan fisik di lingkungan SDN Atu-Atu terus dilakukan Pemkab Tanahlaut. Setelah taman, kini giliran sampah yang ditangani secara intensif melalui pemilahan antara sampah organik dan anorganik.
Pantauan BPost, di depan tiap ruang kelas sekarang telah teronggok bak sampah berbahan plastik berpenutup yang sering dipergunakan di lingkungan perkantoran. Tertera tulisan 'sampah organik' dan 'sampah anorganik' pada bagian terluar bak sampah itu.
Beberapa siswa setempat juga terlihat tertib membuang dan memilah sampah ke bak sampah tersebut. "Anorganik. Nah, di sini membuangnya," ucap seorang murid laki-laki kepada temannya saat membuang sampah plastik bekas makanan, kemarin.
Itulah pemandangan baru di lingkungan SDN Atu-Atu. Sekolah di pinggiran kota Pelaihari tersebut terlihat makin terlihat memesona. Lingkungan sekolah bersih, rapi, dan indah oleh taman dan tanaman penghijauan.
Pagar depan kini juga terlihat mentereng, karena baru disempurnakan dan di cat oleh Dinas PU Tala. Gedung sekolah kini juga terlihat jelas dari jalan Kolonel Soepirman (jalan poros di Desa Atu-Atu) setelah rerumputan pada lahan kosong di tepian jalan setempat ditebas. Sekedar diketahui, SDN Atu-Atu berada di belakang lahan kosong milik warga atau 100an meter dari jalan poros.
Pemkab Tala terus memoles fisik sekolah itu, karena tahun ini terpilih mewakili Kalsel pada ajang lomba Sekolah Sehat tingkat nasional. Tim penilai dari pusat kabarnya tidak lama lagi akan datang.
Setelah beberapa waktu lalu Bupati H Adriansyah yang mengunjungi SDN Atu-Atu, dua hari lalu giliran Ketua GN-OTA sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Tala Hj Jumini Adriansyah yang datang.
Kehadiran Hj Jumini selain untuk memberikan semangat bagi para guru setempat, juga menyerahkan beasiswa bagi 10 orang murid setempat dari GN-OTA. Sementara dari Tim PKK Tala, Jumini menyerahkan peralatan kebersihan (sapu dan ember).
First lady di Bumi Tuntung Pandang itu mengatakan pihak SDN Atu-Atu tak perlu ngoyo atau terbebani oleh ajang lomba tersebut. "Secara fisik saya lihat sudah cukup bagus. Terpenting adalah perilaku murid, tinggal terus dipupuk dan ditanamkan pada murid untuk terus hidup dengan kebiasaan yang baik. Contohnya membuang sampah secara tertib."
Hal senada diutarakan Kadisdik H Hasbullah Mahlan. "Hadapi event lomba ini seperti kondisi biasanya. Upaya memang terus kita lakukan, tapi jangan terlalu memikirkan persyaratan ini-itu, tampilkan apa adanya. Insya Allah itu akan membuahkan hasil yang baik pula."
Prestasi SDN Atu-Atu memang luar biasa. Kendati usianya relatif muda dibandingkan SDN lainnya di Kota Pelaihari, namun sekolah yang didirikan 1999 silam ini telah menjadi yang terdepan dalam banyak hal, terutama kebersihan dan kedisiplinan.
Jauh hari sebelum terpilih sebagai sekolah terbersih di Tala dan tingkat provinsi, kondisi fisik sekolah itu memang selalu bersih dan rapi. Tingginya gotong royong dewan guru dan partisipasi aktif wali murid merupakan modal dasarnya.
Sabtu, 17 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar